Sabtu, 11 Maret 2017

STANDART OPERATIONAL PROSEDURE (SOP)

STANDART OPERATIONAL PROSEDURE
(SOP)



A. PENGERTIAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDURE

  Standart Operating Prosedure (SOP) adalah serangkaian instruksi kerja tertulis yang dibakukan (terdokumentasi) mengenai proses penyelenggaraan administrasi perusahaan, bagaimana dan kapan harus dilakukan, dimana dan oleh siapa dilakukan.
Hasil gambar untuk STANDARD OPERATING PROCEDURE  Menurut Tjipto Atmoko, Standart Operasional Prosedur merupakan suatu pedoman atau acuan untuk melaksanakan tugas pekerjaan sesuai dengan fungsi dan alat penilaian kinerja instansi pemerintah berdasarkan indikator-indikator teknis, administratif dan prosedural sesuai tata kerja, prosedur kerja dan sistem kerja pada unit kerja yang bersangkutan.




1. Manfaat Standar Operasional Prosedure(SOP)
  • sebagai standarisasi cara yang dilakukan pegawai dalam menyelesaikan pekerjaan yang menyelesaikan tugasnya.
  • Mengurangi tingkat kesalahan dan kelalaian yang mungkin dilakukan oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugas.
  • Meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab individual pegawai dan organisasi secara keseluruhan.
  • Membantu pegawai menjadi lebih mandiri dan tidak bergantung pada intervensi manajemen, sehingga akan mengurangi keterlibatan pimpinan dalam pelaksanaan proses sehari-hari.
  • Meningkatkan akuntibilitas pelaksanaan tugas.
  • Menciptakan ukuran standar kinerja yang akan memberikan pegawai cara konkrit untuk memperbaiki kinerja serta membantu mengevaluasi usaha yang telah dilakukan.
  • Memastikan pelaksanaan tugas penyelenggaraan pemerintahan dapat berlangsung dalam berbagai situasi.
  • Memberikan informasi mengenai kualifikasi kompetensi yang harus dikuasai oleh pegawai dalam melaksanakan tugasnya.
  • Memberikan informasi dalam upaya peningkatan kompetensi pegawai.
  • Memberikan informasi mengenai beban tugas yang dipikul oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya.

2.  Tujuan Standard Operating Prosedure (SOP)
  • Agar petugas/pegawai menjaga konsistensi dan tingkat kinerja petugas/pegawai atau tim dalam organisasi atau unit kerja.
  • Agar mengetahui dengan jelas peran dan fungsi tiap-tiap posisi dalam organisasi.
  • Memperjelas alur tugas, wewenang dan tanggung jawab dari petugas/pegawai terkait.
  • Melindungi organisasi/unit kerja dan petugas/pegawai dari malpraktek atau kesalahan administrasi lainnya.
  • Untuk menghindari kegagalan/kesalahan, keraguan,duplikasi, dan inefisiensi.

3. Fungsi Standarad Operating Prosedure(SOP)
  • Memperlancar tugas petugas/pegawai atau tim/unit kerja.
  • Sebagai dasar hukum bila terjadi penyimpangan.
  • Mengetahui dengan jelas hambatan-hambatannya dan mudah dilacak.
  • Mengarahkan petugas/pegawai untuk sama-sama disiplin dala bekerja.
  • Sebagai pedoman dalam melaksanakan pekerjaan rutin.

4. Keuntungan adanya Standard Operating Prosedure (SOP) 
  • SOP yang baik akan menjadi pedoman bagi pelaksana,menjadi alat komunikasi dan pengawasan dan menjadikan pekerjaan diselesaikan secara konsisten.
  • Para pegawai akan lebih memiliki percaya diri dalam bekerja dan tahu apa yang harus dicapai dalam setiap pekerjaan.
  • SOP juga bisa dipergunakan sebagai salah satu alat trainning dan bisa digunakan untuk mengukur kinerja pegawai.



B. SIMBOL-SIMBOL DALAM STANDART OPERATIONAL PROSEDURE

1. Format Umum Standard Operating Prosedure (SOP)

  Ada empat faktor yang dapat dijadikan dasar dalam penentuan format penyusunan Standard Operating Prosedure (SOP) yang akan dipakai oleh suatu organisasi yaitu:
  • banyaknya keputusan yang akan dibuat dalam suatu prosedur.
  • Banyaknya langkah dan sub langkah yang diperlukan dalam suatu prosedur.
  • Siapa yamh dijadikan target sebagai pelaksana Standrad Operating Prosedure (SOP).
  • tujuan yang ingin dicapai dalam pembuatan Standard Operating Prosedure (SOP) ini.

Ada 4 jenis format umum Standard Operating Prosedure (SOP)
a. langkah sederhana (simple steps)
  Simple steps dapat digunakan jika prosedur yang akan disusun hanya memuat sedikit kegiatan dan memerlukan sedikt keputusan yang bersifat sederhana. Format SOP ini dapat digunakan dalam situasi dimana hanya ada beberapa orang yang akan melaksanakan prosedur yang telah disusun.

b. Tahapan berurutan (Hierarchical steps)
  Format ini merupakan pengembangan dari simple steps. Digunakan jika prosedur yang disusun panjang, lebih dari 10 langkah dan membutuh kan informasi yang lebih detail, akan tetapi hanya memerlukan sedikit pengambilan keputusan.

c. Grafik (graphic)
  Format grafik ini bertujuan untuk memudahkan memahami prosedur yang ada dan biasanya ditujukan untuk pelaksanaan eksternal organisasi (pemohon).

d. Diagram alir (flowcharts)
  Flowcharts merupakan format yang biasa digunakan, jika dalam SOP diperlukan pengambilan keputusan yang banyak (kompleks) dan membutuhkan opsi jawaban (alternatif jawaban) seperti:jawaban “ya” atau “tidak”, “lengkap” atau “tidak”, “benar” atau “salah”, dsb. Simbol-simbol tersebut memiliki fungsi yang bersifat khas (teknis dan khusus) yang pada dasarnya dikembangkan dari simbol dasar flowcharts (basic symbols of flowcharts) yang terdiri dari 4 simbol, yaitu:
  • simbol kapsul/terminator, untuk mendiskripsikan kegiatan mulai dan berakhir.
  • Simbol kotak/process, untuk mendiskripsikan proses atau kegiatan eksekusi.
  • Simbol belah ketupat/decision, untuk mendiskripsikan kegiatan pengambilan keputusan.
  • Simbol anak panah/arrow, untuk mendiskripsikan arah kegiatan (alur proses kegiatan).
  • Simbol segi lima/off-page connector, untuk mendiskripsikan hubungan antar simbol yang berbeda halaman.

  Format standrad operating prosedure dalam bentuk flowchartsterdiri dari 2 jenis yaitu:
  • Linear flowcharts (diagram alir linier)
      Ciri utama dari format linear flowcharts ini adalah unsur kegiatan yang disatukan, yaitu: unsur kegiatan atau unsur pelaksanaannya dan menuliskan rumusan kegiatan secara singkat didalam simbol yang dipakai.
  • Branching flowcharts (diagram alir bercabang).
      Format Branching Flowcharts memiliki ciri utama dipisahkannya unsur pelaksana dalam kolom-kolom yang terpisah dari kolom kegiatan dan menggambarkan prosedur kegiatan dalam bentuk simbol yang dihubungkan secara bercabang-cabang.

2. Simbol-simbol dalam prosedur kerja

a. jenis-jenis simbol
  •  Lingkaran besar (O)
  •  belah ketupat
  •  segi empat bujur sangkar 
  •  segi tiga terbalik
  •  segi tiga ganda terbalik 
  •  lingkaran kecil 
  •  anak panah

b. Kegunaan Simbol-simbol dalam prosedur
  • Jenis-jenis pekerjaan, tahap-tahap, gerakan-gerakan, dan bagian-bagian pekerjaan yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu bidang tugas.
  • Waktu rata-rata yang diperlukan baik untuk penyelesaian setiap tahap atau jenis pekerjaan dan waktu seluruhnya yang diperlukan untuk penyelesaian pekerjaan tersebut.
  • Persyaratan kecakapan dan keterampilan pegawai yang diperlukan untuk dapat mengerjakan pekerjaan dengan sebaik-baiknya.
  • Peralatan dan fasilitas kerja yang diperlukan untuk dapat mengerjakan pekerjaan.
  • Jumlah tenaga kerja yang diperlukan untuk suatu bidang tugas atau bidang kegiatan dan sebagai salah satu alat evaluasi kerja pegawai.
  • Apakah peralatan, fasilitas, dan tenaga kerja telah dimanfaatkan sesuai dengan kapasitas yang semestinya.
  • Kemacetan-kemacetan yang paling banyak terjadi.

  Dalam penelitian klinis, Dewan Internasional untuk Harmonisasi (ICH) mendefinisikan SOP sebagai "rinci, instruksi tertulis untuk mencapai keseragaman kinerja fungsi tertentu". SOP mendapatkan biasanya diterapkan dalam pengolahan farmasi dan untuk studi klinis terkait. Ada fokus selalu diatur pada aplikasi berulang dari proses berubah dan prosedur dan dokumentasi, maka mendukung pemisahan asal, sebab dan akibat. Aplikasi lebih lanjut adalah dengan triase , ketika sumber daya terbatas terbiasa menurut penilaian pada peringkat, urgence dan kemungkinan staf . Direktur Studi terutama bertanggung jawab untuk SOP. Unit Jaminan Mutu adalah individu yang bertanggung jawab untuk memantau apakah laporan studi dan tes bertemu SOP. SOP juga dapat memberikan karyawan dengan mengacu praktek umum bisnis, kegiatan, atau tugas. karyawan baru menggunakan SOP untuk menjawab pertanyaan tanpa harus mengganggu supervisor untuk bertanya bagaimana operasi dilakukan. Internasional standar mutu ISO 9001 pada dasarnya membutuhkan penentuan proses (didokumentasikan sebagai prosedur operasi standar) yang digunakan dalam proses manufaktur yang dapat mempengaruhi kualitas produk.

Jumat, 10 Maret 2017

PENGERTIAN MANAJEMENT PROYEK

PENGERTIAN MANAJEMENT PROYEK 


WHat Is A Manajement Proyek?
Hasil gambar untuk manajemen proyekManajemen proyek adalah sebuah disiplin keilmuan dalam hal perencanaan, pengorganisasian, pengelolaan (menjalankan serta pengendalian), untuk dapat mencapai tujuan-tujuan proyek. Proyek adalah sebuah kegiatan yang bersifat sementara yang telah ditetapkan awal pekerjaannya dan waktu selesainya (dan biasanya selalu dibatasi oleh waktu, dan seringkali juga dibatasi oleh sumber pendanaan), untuk mencapai tujuan dan hasil yang spesifik dan unik, dan pada umumnya untuk menghasilkan sebuah perubahan yang bermanfaat atau yang mempunyai nilai tambah. Proyek selalu bersifat sementara atau temporer dan sangat kontras dengan bisnis pada umumnya (Operasi-Produksi), dimana Operasi-Produksi mempunyai sifat perulangan (repetitif), dan aktifitasnya biasanya bersifat permanen atau mungkin semi permanen untuk menghasilkan produk atau layanan (jasa/servis). Pada prakteknya, tipe manajemen pada kedua sistem ini sering berbeda, dengan kemampuan teknis dan keputusan manajemen strategis yang spesifik.

Tantangan utama sebuah proyek adalah mencapai sasaran-sasaran dan tujuan proyek dengan menyadari adanya batasan-batasan yang telah dipahami sebelumnya.  Pada umumnya batasan-batasan itu adalah ruang lingkup pekerjaan, waktu pekerjaan dan anggaran pekerjaan. Dan hal ini biasanya disebut dengan "triple constrains" atau "tiga batasan". Dengan semakin meningkatnya kesadaran akan harkat dan martabat individu dalam menjalankan proyek, maka batasan ini kemudian berkembang dengan ditambahkan dengan batasan keempat yaitu faktor keselamatan. Tantangan selanjutnya adalah bagaimana mengoptimasikan dan pengalokasian semua sumber daya dan mengintegrasikannya untuk mencapai tujuan proyek yang telah ditentukan.

Konsep Manajemen Proyek

Manajemen proyek perangkat lunak merupakan layer pertama pada proses software engineering & sangat penting untuk kesuksesan proyek. Ada 4 P yang harus kalian tahu dari Manajament Proyek,yaitu :

1. People ; manusia sebagai element yang sangat penting untuk kesuksesan proyek.
2. Product ; software yang akan dibuat.
3. Process ; serangkaian aktifitas dalam software engineering.
4. Project ; semua pekerjaan yang dibutuhkan untuk mewujudkan produk perangkat lunak.


Aspek-Aspek Yang Diperhatikan Manajemen Proyek

-measurement?


Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Hasil Akhir Proyek



Aktifitas pada Manajemen Proyek 

 Manajemen Proyek terdiri atas :
- measurement
- estimation
- risk analysis
- scheduling
- tracking & control

1. Measurement ( Pengukuran )
Pengukuran pada proses dan produk yang dihasilkan
- biaya

2. Estimation ( Estimasi ) 
 Di tahap planning ( perencanaan ) pada manajemen proyek , dibuat penaksiran mengenai :
- tenaga manusia ( jml orang - bulan )
- durasi proyek secara kronologis ( kalender )
- biaya Umumnya , kebanyakan teknik estimasi mempunyai ciri
- ruang lingkup proyek ditetapkan di awal
- software metric ( pengukuran lama)  sebagai basis estimasi yang baru
- proyek dipecah menjadi bagian kecil yang akanditaksir secara individual

3. Risk Analysis
Rangkaian langkah-langkah manajemen resiko yang dapat ‘ menyerang ’ resiko :
- risk identification
- risk assessement
- risk prioritization
- risk management strategies
- risk resolution & risk monitoring

 4. Scheduling 
Penjadwallan terdiri atas aktifitas :
- identifikasi tugas-tugas proyek
- menentukan saling ketergantungan antara tugas-tugas proyek
- menetapkan tenaga usaha untuk masing-masing tugas
- penunjukkan orang & sumber daya lain
- pembuatan jaringan tugas
- pembuatan penjadualan time - line

5. Tracking & Control
Manager proyek melakukan penelusuran setiap tugas pada jadual yang telah ditetapkan.

Kamis, 09 Maret 2017

KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3)

KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3)

What is a k3?
Hasil gambar untuk k3Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) adalah bidang yang terkait dengan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan manusia yang bekerja di sebuah institusi maupun lokasi proyek. Tujuan K3 adalah untuk memelihara kesehatan dan keselamatan lingkungan kerja.K3 juga melindungi rekan kerja, keluarga pekerja, konsumen, dan orang lain yang juga mungkin terpengaruh kondisi lingkungan kerja.
Kesehatan dan keselamatan kerja cukup penting bagi moral, legalitas, dan finansial. Semua organisasi memiliki kewajiban untuk memastikan bahwa pekerja dan orang lain yang terlibat tetap berada dalam kondisi aman sepanjang waktu. Praktik K3 (keselamatan kesehatan kerja) meliputi pencegahan, pemberian sanksi, dan kompensasi, juga penyembuhan luka dan perawatan untuk pekerja dan menyediakan perawatan kesehatan dan cuti sakit. K3 terkait dengan ilmu kesehatan kerja, teknik keselamatan, teknik industri, kimia, fisika kesehatan, psikologi organisasi dan industri, ergonomika, dan psikologi kesehatan kerja.




ARTI/MAKNA LAMBANG K3

-Arti (Makna) Tanda Palang
Bebas dari kecelakaan dan penyakit akibat kerja (PAK).

-Arti (Makna) Roda Gigi
Bekerja dengan kesegaran jasmani dan rohani.

-Arti (Makna) Warna Putih
Bersih dan suci.

-Arti (Makna) Warna Hijau 
Selamat, sehat dan sejahtera.

-Arti (Makna) 11 (sebelas) Gerigi Roda
Sebelas Bab Undang-Undang No 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.



DASAR HUKUM PENERAPAN K3 DI TEMPAT KERJA

 -UU No 1 Tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja
  Tempat dimana dilakukan pekerjaan bagi suatu usaha.Adanya tenaga kerja yang bekerja di sana.Adanya bahaya kerja di tempat itu.Permenaker No 5 Tahun 1996 Tentang Sistem Manajemen K3 Setiap perusahaan yang memperkerjakan 100 tenaga kerja atau lebih dan atau yang mengandung potensi bahaya yang ditimbulkan oleh karakteristik proses atau bahan produksi yang dapat mengakibatkan kecelakaan kerja seperti peledakan, kebakaran,
pencemaran lingkungan dan penyakit akibat kerja (PAK).

-Permenaker No 4 Tahun 1987 Tentang Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3)
  Tempat kerja dimana pengusaha atau pengurus memperkerjakan 100 orang atau lebih.Tempat kerja dimana pengusaha memperkerjakan kurang dari 100 orang tetapi menggunakan bahan, proses dan instalasi yang memiliki resiko besar akan terjadinya peledakan, kebakaran, keracunan dan pencemaran radio aktif.


TUJUAN K3  

Berdasarkan Undang-Undang  No 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan  Kerja :
  1. Melindungi dan menjamin keselamatan setiap tenaga kerja dan orang lain di tempat kerja.
  2. Menjamin setiap sumber produksi dapat digunakan secara aman dan efisien.
  3. Meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas Nasional.



Insiden K3

-Pengertian
  Kejadian yang berkaitan dengan pekerjaan dimana cedera, penyakit akibat kerja (PAK) ataupun kefatalan (kematian) dapat terjadi (termasuk insiden ialah keadaan darurat).

-Kecelakaan Kerja
  Insiden yang menyebabkan cedera, penyakit akibat kerja (PAK) ataupun kefatalan (kematian).

-Nearmiss (hampir celaka)
  Insiden yang tidak menyebabkan cedera, penyakit akibat kerja (PAK) ataupun kefatalan (kematian).





Bahaya Fisik Dan Mekanik 

  Bahaya fisik adalah sumber utama dari kecelakaan di banyak industri. Bahaya tersebut mungkin tidak bisa dihindari dalam banyak industri seperti konstruksi dan pertambangan, namun seiring berjalannya waktu, manusia mengembangkan metode dan prosedur keamanan untuk mengatur risiko tersebut. Buruh anak menghadapi masalah yang lebih spesifik dibandingkan pekerja dewasa.Jatuh adalah kecelakaan kerja dan penyebab kematian di tempat kerja yang paling utama, terutama di konstruksi, ekstraksi, transportasi, dan perawatan bangunan.
  Permesinan adalah komponen utama di berbagai industri seperti manufaktur, pertambangan, konstruksi, dan pertanian, dan bisa membahayakan pekerja. Banyak permesinan yang melibatkan pemindahan komponen dengan kecepatan tinggi, memiliki ujung yang tajam, permukaan yang panas, dan bahaya lainnya yang berpotensi meremukkan, membakar, memotong, menusuk, dan memberikan benturan dan melukai pekerja jika tidak digunakan dengan aman.

Tempat kerja yang sempit yang memiliki ventilasi dan pintu masuk/keluar terbatas, seperti tank militer, saluran air, dan sebagainya juga membahayakan. Kebisingan juga memberikan bahaya tersendiri yang mampu mengakibatkan hilangnya pendengaran. Temperatur ekstrem panas mampu memberikan stress panas, kelelahan, kram, ruam, mengabutkan kacamata keselamatan, dehidrasi, menyebabkan tangan berkeringat, pusing, dan lainnya yang dapat membahayakan keselamatan kerja. Pada temperatur ekstrem dingin, risiko yang dihadapi adalah hipotermia, frostbite, dan sebagainya. Kejutan listrik memberikan risiko bahaya seperti tersengat listrik, luka bakar, dan jatuh dari fasilitas instalasi listrik.


Bahaya kimiawi dan Biologis

Bahaya biologis

Bahaya kimiawi

Masalah psikologis dan sosial





Rabu, 08 Maret 2017

CONFIGURASI DNS

CONFIGURASI DNS

  Bertemu lagi di blog saya,sebelumnya kalian sudah mengetahui apa itu DNS.
nahhh........sekarang saya akan menginstall DNS server,sebelum menginstall server pastikan sudah terkoneksi ke internet.



#Latar Belakang
  Menguji dan mengukur keterampilan siswa tentang DNS Server 
  

#Maksud Dan Tujuan
  Mempraktekkan installasi DNS server yang sudah dipelajari sebelumnya

#Alat Dan Bahan 

- Referensi
- DNS Server

#Tahap Pelaksanaan
Tanpa basa-basi langsung saja kita install DNS  server-nya.Langkah-langkah-nya sebagai berikut ini :

1. kalian isntall terlebih dahulu "bind9-nya" dengan perintah   apt-get install bind9 bind9utils lalu tekan enter. jika muncul pertanyaan tekan Y kemudian tekan enter untuk melanjutkan.tunggu hingga selesai. 



 2. Setelah menginstall bind9 kemudian pindah ke directory bind-nya dengan perintah cd /etc/bind/  lalu tekan enter.

3. Setelah itu ketikkan perintah nano named.conf.local

4. Kemudian tuliskan script dibawah ini,setelah selesai menulis-nya tekan CTRL+X DAN tekan Y lalu enter untuk menyimpan.

zone "pansa.net" {    <====(isikan domain)
type master ;
file "/etc/bind/db.pansa";  <====(isikan hosname)
};
zone "40.168.192.in-addr.arpa" { <=====(isikan IP anda)
type master ;
file "/etc/bind/db.192" ;
};
 

5. Ketikkan cp db.local db.pansa lalu tekan enter kemudian ketikkan juga cp db.127 db.192 lalu tekan enter.

6. Ketikkan nano db.pansa

7. Kalian edit menjadi :


;
; BIND data file for local loopback interface
;
STTL               604800
@                    IN              SOA         pansa.net. root.pansa.net. (
                                                                  2             ;  Serial
                                                        604800             ;  Refresh
                                                          86400             ;  Retry
                                                      2419200             ;  Expire
                                                        604800  )          ;  Negative Cache TTL
;
@                     IN                NS           ns.pansa.net
@                     IN                A              192.168.212.2
@                     IN                MX            2           mail.pansa.net
ns                    IN                 A              192.168.212.2
www               IN                 A              192.168.212.2
ftp                   IN                 A              192.168.212.2
mail                IN                 A              192.168.212.2
portal             IN                 A              192.168.212.2



kalau sudah klik CTRL+X lalu Y tekan enter.

 8.Kemudian ketikkan nano db.192
9. Kalian edit menjadi :
 
;
; BIND reverse data file for local loopback interface
;
$TTL              604800
@                   IN             SOA          pansa.net. root.pansa.net. (
                                                                 1                ;  Serial
                                                      604800                 ;  Refresh
                                                        86400                 ;  Retry
                                                    2419200                 ;  Expire
                                                      604800                 ;  Negative Cache TTL
;
@                  IN             NS           ns.pansa.net.
2                   IN            PTR          ns.pansa.net.
2                   IN            PTR          pansa.net
2                   IN            PTR          www.pansa.net
2                   IN            PTR          ftp.pansa.net
2                   IN            PTR          mail.pansa.net
2                   IN            PTR          portal.pansa.net

Jika sudah maka kita tekan CTRL+X lalu y dan enter.


10.Ketikkan /etc/init.d/bind9 restart


11.Kemudian kalian ketikkan cat /etc/resolv.conf

12.lalu kalian ketikkan lagi nslookup pansa.net .jika muncul seperti dibawah ini berarti setting sudah benar.

Untuk mengetahui apakah sudah terhubung ke internet kalian masuk saja ke browser dan ketikkan nama host yang kalian buat.



Untuk menambahkan DNS ke mikrotik silahkan kalian masuk mikrotik :
1. klik IP 
2. klik DNS  
3. klik static
4. klik tanda +
5. silahkan isi nama host dan ip-nya yang sudah kalian buat.
6. klik apply kemudian klik ok